**Jejak Empat Sahabat di Kota Metropolitan**
Setiawan, Samsul, Agung, dan Mufatwan adalah empat pemuda dari sebuah kampung kecil di pinggiran Surabaya. Sejak kecil, mereka selalu bersama. Persahabatan mereka tumbuh di tengah kesederhanaan desa, di mana sawah membentang luas dan udara terasa segar. Namun, kehidupan di kampung tak berarti mereka tanpa impian. Di sela-sela rutinitas bermain layang-layang dan membantu orang tua di sawah, mereka sering membayangkan diri mereka sebagai tokoh-tokoh besar yang akan membawa perubahan. "Suatu saat nanti, kita akan pergi jauh dari kampung ini. Kita akan melihat dunia luar!" ujar Samsul dengan penuh semangat. Mereka pun mendaftar ke Kampus Hidayatullah Surabaya, tempat di mana mereka belajar ilmu agama dan dunia. Bagi mereka, masuk ke kampus ini adalah langkah pertama menuju impian besar mereka: berkontribusi untuk masyarakat. Namun, kehidupan di kampus ternyata jauh dari mudah. Jam belajar yang padat, tugas yang menumpuk, dan kegiatan sosial yang tak kalah banyak membuat...